Berita

10 Jenis Pekerjaan yang Paling Dibutuhkan saat Pandemi

07 Oktober 2020

Jakarta - Pandemi virus Corona (COVID-19) menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sejumlah industri. Hal itu menyebabkan jumlah pengangguran meningkat. Kementerian PPN/Bappenas sendiri mencatat adanya potensi meningkatnya jumlah pengangguran hingga 12,7 juta orang di tahun 2021.

Sejalan dengan itu, salah satu situs pencarian kerja, Jobstreet mencatat adanya peningkatan jumlah pencari kerja selama pandemi. Bahkan, dari data Jobstreet menunjukkan, rata-rata 1 posisi lowongan pekerjaan kini dilamar oleh 800 orang, dari rata-rata sebelumnya hanya 400 orang.

Namun, Jobstreet juga mencatat ada 10 jenis pekerjaan yang masih dicari perusahaan di tengah pandemi Corona. Sehingga, jobseekers masih punya peluang untuk melamar kerja.

"Apakah perusahaan masih melakukan perekrutan? Masih ada nggak sih perusahaan yang melakukan perekrutan? Ternyata kita lihat masih ada. Dan dari data yang kami miliki bahwa 10 jenis pekerjaan yang masih aktif melakukan perekrutan itu kami dapatkan dari perusahaan yang mengatakan bahwa mereka 6 bulan ke depan masih akan melakukan perekrutan," kata Country Manager Jobstreet Indonesia Faridah Lim dalam Bincang Virtual Jobstreet, Rabu (7/10/2020).

Berikut daftar 10 jenis pekerjaan yang masih diperlukan perusahaan selama 6 bulan ke depan:

1. Sales/customer service 27%
2. Admin & HR 27%
3. Accounting 23%
4. Engineering 21%
5. IT 20%
6. Marketing/PR 18%
7. Manufacturing 15%
8. Management 15%
9. Transportation & Logistics 12%
10. Banking & Finance 10%

"Jenis pekerjaan yg ditawarkan ini kurang lebih masih relevan, tapi terjadi pergeseran secara urutan, tapi posisi yang ditawarkan masih cukup umum, mewakili profil seperti sebelumnya juga, di mana posisi sales atau customer service ini memiliki persentase yang tinggi 27%. Lalu diikuti oleh admin & HR, accounting, engineering, IT, marketing & PR, transportasi & logistik, manajemen, banking, ini adalah top 10 pekerjaan utama yang diprediksi masih dicari perusahaan untuk 6 bulan ke depan, jadi peluang itu masih ada," terang Faridah.

Dari perusahaan-perusahaan yang mencari 10 jenis perusahaan tersebut, Jobstreet mencatat 32% di antaranya memprioritaskan korban PHK, sementara sisanya tetap mengutamakan pemenuhan kriteria.

"Kita juga menanyakan apakah mereka akan memprioritaskan kepada karyawan yang kehilangan karyawan, dan ternyata 32% mengatakan iya dengan pertimbangan mereka kehilangan pekerjaan maka bisa bergabung lebih cepat tanpa waktu tunggu. Tapi 56% mengatakan bahwa itu tidak akan mempengaruhi keputusan mereka. Mereka akan tetap fokus mencari pekerja sesuai kriteria mereka cari," tutup Faridah.